Desain Taman Rumah dan Tips Merawatnya



Konsep serba hijau, atau konsep “back to nature” sudah sangat mempengaruhi berbagai macam kegiatan dalam desain rumah. Desain rumah masa kini tidak akan terlepas dari desain taman baik itu taman outdoor maupun taman indoor(taman kering). taman outdoor biasnya terletak di depan maupun dibelakang rumah, sedangkan taman indoor terletak didalam bangunan dan bentuknya lebih kepada taman kering (berupa tanaman dalam pot).

Desain rumah dengan taman ini selain mempercantik tampak rumah itu sendiri, juga bisa memberikan efek psikologis bagi penghuni seakan penghuni berada di alam yang sejuk. Desain taman juga bisa menurunkan suhu sekitar rumah yang dampaknya juga bisa menurunkan suhu didalam rumah sehingga rumah tidak perlu mengandalkan AC (Air Conditioning).

Ada berbagai macam jenis desain taman yaitu:

  1. Desain Taman Jepang
  2. Desain Taman Bali
  3. Desain Taman Klasik.

Sedangkan menurut tataletak gambar desain taman terbagi menjadi 2 yaitu :

  1. Desain Taman site map.
    yaitu desain taman yang memberikan gambaran tetang tata letak berdasarkan ukuran atau skala, atau perbandingan.
  2. Desain Taman Perspektif.
    Yaitu desain taman yang memberikan gambaran secara jelas tentang bentuk rancangan taman, tanaman yang akan digunakan, bentuk area dilihat dari perspektif pandang suatu sudut tertentu.

Adapun jenis-jenis tanaman pada taman kita bisa memilih dari  pengelompokan dibawah ini :

  1. Jenis Tanaman Hias : Selikornia, Pangkas kuning, Lili paris haway, Kerokot Taiwan,  Pakis kelabang, Lamtana, Landep, Soka, Jasena, Tablo merah, Kembang sepatu, Blue eye, Terang bulan, Nanas kerang, Puring.
  2. Jenis-jenis Palm : Palem putrid, Palem botol, Palem merah, Palem kuning, Palem tupai, Palem sadeng, Palem segitiga.
  3. Jenis-jenis Pagar hidup : Bambo jepang, Bambo kelisik, Bambo kuning, The-tehan pagar, Andong laut.
  4. Jenis-jenis Rumput : Rumput gajah mini, rumput golf, rumput bermuda, rumput swiss, rumput jepang, rumput peking, rumput embun.

Tips Menananam tanaman yang sudah kita beli di taman :

  1. Setelah mengeluarkan tanaman dari plastik pembungkusnya, langsung tanam tanaman ke tanah.Jangan membuang media tanaman dalam plastik. Masukkan sebagian media tersebut ke dalam tanah. Ini agar tanaman tidak kaget atau stres dan bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya.
  2. Untuk taman minimalis, gunakan tiga jenis tanaman cover (minimal). Jenisnya bisa di-mix antara tanaman daun dan bunga.
  3. Anda juga bisa menggunakan pola tanam seperti bagian tengah dua baris, belakang dua baris, dan bagian depan dipenuhi dengan tanaman cover crops/ground cover.
  4. Jarak tanam antar batang tanaman 10 cm (untuk panjang lahan 1 meter, minimal Anda bisa memuat lima batang tanaman).
  5. Anda bisa memvariasikan taman dengan membuat stepping di tepi taman.

Tips Marawat taman kita agar tetap indah :

  1.  Usahakan menyiram tanaman dua kali dalam sehari.
  2. Cabut rumput liar yang tumbuh di sekitar taman.
  3. Gunakan pupuk minimal sebulan sekali untuk menyuburkan tanah. Sebisa mungkin gunakan pupuk kandang (kambing) yang ramah lingkungan.
  4. Tanaman cover ini bisa juga terlihat cantik jika diletakkan di dalam pot. Jika Anda meletakkannya di dalam rumah atau teras, usahakan 2 hari sekali keluarkan dan kenakan ke sinar matahari langsung untuk menjaga warna daunnya tetap cerah.

By : Cluster Studio Tembalang.

 

Untuk jasa desain rumah atau jasa borongan rumah dan jasa borongan interior silahkan hubungi kami :
CLUSTER STUDIO 
Jl. banjarsari 30 tembalang
telp : 085648244706 ; 082142529934 (hamdi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: